Aku benci pada hati ini, selalu saja tidak berhenti menyalahkan diri sendiri. berhari hari dalam duka, menyesali yang telah terjadi, membodohi diri sendiri.
Aku benci pada matahari, selalu saja membakar.
Aku benci pada pelangi, selalu saja hadir pada saat yang tidak tepat...
Aku suka bercerita hal-hal yang orang lain tidak ketahui, tetapi selalu saja mereka pergi dan tidak kembali.
Selalu saja aku bercerita tentang diri sendiri, mereka melarikan diri ditengah cerita klimaks.
Aku harus berubah, berhenti merokok dan berhenti meludahi nasib, tetapi selalu saja terbentur dinding diujung jalan.
Aku selalu saja merasa salah, merasa pecundang, merasa tersisihkan.
Tetapi kamu ada disitu, selalu menggapaiku, menarikku kepermukaan.
Kamu selalu saja hadir disaat yang tepat.
Aku suka kamu...sampoerna...
No comments:
Post a Comment